Umat
Islam mau tidak mau kini berada dalam situasi dunia baru yang menuntut
perimbangan perkembangan perubahan dirinya yang mendasar, mereka harus
memberikan peran penting untuk sejarah baru dunia.
Kini dunia diliputi oleh pergolakan beragam pemikiran, peradaban dan
sosio politik global, para elit dan para pemikirnya tidak menemukan
solusi untuk keluar dari krisis, seluruh isme dengan teori-teorinya
tidak mampu menunjukkan jalan keluar untuk membebaskan, dan tidak mampu
mendobrak krisisnya, umat manusia kembali berupaya untuk merujuk kepada
dunia lain demi mengeluarkan dirinya dari persoalan krisis mereka.
Umat Islam dengan modal konsep agama langit sebagai konsep paling
sempurna yang memilki hubungan langsung dengan alam gaib, ditangan
mereka sebenarnya masa depan dunia kembali sehingga mereka membentuk
peradaban baru Islam.
Pondasi paling penting yang dapat membentuk peradaban baru Islam
adalah al-Quran sebagai rujukan untuk semua urusan dan seluruh program
hidup, termasuk yang menjadi paling penting di dalamnya adalah dalam
ranah yang fundamental yaitu pendidikan qurani.
Kalau ummat menginginkan pendidikan yang akan menjadi infrastruktur
peradan baru Islam, maka poin pentingnya adalah harus berdiri membangun
diatas konsep yang merujuk kepada al-Quran, dengan pandangan pendidikan
yang komprehensif dan menyeluruh, sehingga terhindar dari pendidikan
yang pincang, dan menghindari pendidikan yang outputnya justru membentuk
seperti wujud karikatur.
Ironis, ternyata masarakat Islam
umumnya dalam teori dan praktiknya hanya mencukupkan diri pada
pendidikan moral dan peribadatan saja, padahal pendidikan komprehensif
al-Quran mencakup berbagai macam aspek dan meliputi semua lini kehidupan
manusia, dengan mengkaji ayat-ayatnya minimal terdapat 11 aspek
pendidikan Islam yaitu :
- Pendidikan Ibadah dan spiritual
- Pendidikan logika
- Pendidikan keimanan
- Pendidikan moral dan akhlak
- Pendidikan hati dan perasaan
- Pendidikan sosio politik
- Pendidikan keluarga
- Pendidikan ekonomi dan profesi
- Pendidikan lingkungan hidup
- Pendidikan kebudayaan dan seni
- Pendidikan jasmani.

